Menikmati Kuliner Otentik Xi’an: 5 Restoran Wajib Dikunjungi
Xi’an bukan sekadar kota bersejarah dengan Terakota Prajuritnya; kota ini adalah surga bagi para pecinta kuliner. Sebagai titik awal Jalur Sutra, kuliner Xi’an merupakan perpaduan harmonis antara tradisi Tiongkok Han dan pengaruh Muslim Hui yang kaya akan rempah.
Jika Anda berencana mengunjungi ibu kota Provinsi Shaanxi ini, berikut adalah 5 restoran wajib dikunjungi untuk mencicipi cita rasa yang otentik.
1. Lao Sun Jia (Rumah Makan Sun Tua)
Berdiri sejak tahun 1898, Lao Sun Jia adalah institusi kuliner paling ikonik di Xi’an. Restoran ini terkenal dengan Yangrou Paomo (sup domba dengan potongan roti).
Keunikan makan di sini adalah prosesnya: Anda akan diberikan roti datar (mo) yang harus Anda pecahkan sendiri menjadi butiran kecil seukuran kacang hijau sebelum diserahkan kembali ke koki untuk disiram kaldu domba yang kental dan gurih. Ini bukan sekadar makan, tapi sebuah ritual budaya.
2. First Hua Jia Biang Biang Mian
Anda belum benar-benar ke Xi’an jika belum mencoba Biang Biang Mian. Mi ini terkenal karena teksturnya yang lebar, tebal, dan sangat panjang, serta karakter Mandarin namanya yang merupakan salah satu yang paling rumit.
Di restoran First Hua Jia, Anda bisa menyaksikan koki membanting adonan mi ke meja hingga mengeluarkan suara “biang biang”. Disajikan dengan minyak cabai panas, cuka hitam, dan bawang putih, mi ini menawarkan ledakan rasa pedas-asam yang menggugah selera.
3. Fan Ji La Zhi Rou Jia Mo
Sering disebut sebagai “Hamburger Tiongkok”, Rou Jia Mo adalah jajanan jalanan paling populer. Fan Ji adalah salah satu gerai tertua yang menyajikannya https://nashcafetogo.com/ dengan sempurna. Daging babi (atau sapi di area Muslim) dicincang halus setelah dimasak selama berjam-jam dalam rebusan rempah rahasia, lalu dimasukkan ke dalam roti panggang yang renyah di luar namun lembut di dalam.
4. Jia San Guan Tang Bao
Terletak di kawasan Muslim Quarter yang ramai, restoran ini spesialis dalam Guan Tang Bao (pangsit kuah). Berbeda dengan Xiao Long Bao khas Shanghai, versi Jia San menggunakan daging sapi atau domba. Kulit pangsitnya tipis transparan, membungkus daging lezat dan kaldu panas yang kaya rempah. Cara makannya memerlukan teknik khusus agar kaldu di dalamnya tidak tumpah.
5. De Fa Chang
Jika Anda ingin pengalaman makan yang lebih formal dan artistik, De Fa Chang adalah tempatnya. Restoran ini memegang rekor dunia untuk variasi pangsit (dumpling) terbanyak. Di sini, Anda bisa menikmati Dumpling Banquet, di mana setiap pangsit dibentuk menyerupai isinya—seperti pangsit berbentuk bebek untuk isi daging bebek, atau berbentuk bunga untuk sayuran.
Menjelajahi Xi’an melalui lidah akan memberikan pemahaman mendalam tentang sejarah panjang kota ini. Setiap gigitan menceritakan kisah pertemuan budaya yang telah bertahan selama ribuan tahun.

